Keturunan Manusia Dari Air Mani QS. As-Sajdah Ayat 4-11
Dari ayat 4 hingga ke-11 QS. As-Sajdah menerangkan tentang manusia, diantaranya;
- Alloh telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang diantara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy* Bagimu tidak seorangpun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?
- Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.
- Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa - Maha Penyayang.
- Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah
- Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani)
- Kemudian, Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati bagimu, (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur
- Dan mereka berkata; "Apakah apabila kamu telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru?" Bahkan mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhan-Nya.
- Katakanlah; "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmu kamu akan dikembalikan."
Penciptaan manusia pertama kali dari tanah, dan akan dilanjutkan oleh keturunan mereka sendiri dengan persilangan air mani dan sel ovum. Dan kemudian membentuk zigot yang diteruskan dengan peniupan roh ketika janin telah masuk usia 4 bulan. Lahir menjadi manusia dan akan dimatikan setelah waktu yang ditentukan dan akan dikembalikan kembali dalam kondisi roh dihadapan Tuhan. Seringkali anggapan manusia tentang reinkarnasi atau hidup kembali ke dunia setelah mati, menyebabkan doktrin bunuh diri di kawasan Korea dan Jepang, yang padahal di dalam ajaran islam bahwa orang yang telah mati akan hidup kembali abadi di alam akhirat dan tidak akan kembali hidup di dunia.
Wa-llohu a'lam
